Langsung ke konten utama

Postingan

Let's Fix ^_^

Hello everyone! How are you? Do you like learning english? at this moment we will learn some idiom in English. Do you have a favorite idiom or some expression? Most of us do, don’t we? But when we want to say some indonesian idiom by english don’t translete it like what we usual say in Indonesian language. Because english is different with our own language. So be careful when you translete because direct translation are not always correct or meaningful. It may sound unnatural and cause confusion and sometimes laughter. Here are some idioms that we often to say : 1.        Kasian deh lo...... “Pity you” (with a smile) In english this idiom doesn’t make sense, for the correct we can say “What a shame”, “Poor You” or “That’s pity” 2.        Seperti yang kita ketahui...... “As we all know” In english as we all know is not often used. It can be used when the speaker really does know that the people he is adressing actually do know ...

Susah Hapalan? Kenapa yaa? -_-

Assalamualaikum ikhwan dan akhwat islam.. Makasih udah sempetin baca di blog aku ini, semoga kita semua selalu diberikan rahmat dan hidayah oleh Allah sehingga dapat saling menyapa dan berbagi ilmu. Emm, kalian pernah ngerasa kesulitan dalam menghapal Al-quran atau materi pelajaran? Mungkin sebabnya adalah karena malas untuk mengulang-ngulang membacanya. Atau mungkin sebabnya adalah karena kita sering bermaksiat. Seperti yang dikatakan Imam Syafi’ie dalam syairnya. شَكَوْتُ اِلَى وَقِيْعٍ سُوْءَ حِفْظِ فَاَرْشَدَنِى اِلَى تَرْكِ المَعَاصِى                 فَأَخْبَرَنِى بِأَنَّ العِلْمَ نُوْرٌ وَنُوْرُ اللهِ لاَ يُهْدَى للعَاصِى                       Ketika itu ada seorang pemuda yang mengadu kepada Kyai Waqi bahwa ia mengalami kesulitan dalam menghapal, kem...

Tuhan, Izinkan aku kembali

Malam itu langit cerah dengan cahaya bulan Namun terasa kelam bagiku.. Nampak contrengan lekat dalam garis mataku Membawa pilu yang takkan terlupakan Tuhan, tak lagikah kau mau menatap wajahku? Yang kini telah luntur imannya Terbawa arus sungai dalam buaian malam Tuhan, bahkan kini aku urung untuk menengadahkan tanganku.. Terlalu malu untuk kembali.. Namun terlalu pahit untuk menetap di tempatku berdiri. Tuhan, hari ini kubawa penyesalanku.. Dalam pusaran sujud malam Di atas sajadah usang penuh noda.. Yang telah lama tak kucium aromanya. Tuhan, izinkan aku kembali

Kosong

Tak dapatkah kau tatap mataku? Yang mulai berair ditemani senja.. Sedang cahayanya tertutup awan malam.. Lalu mulai gelap secara perlahan.. Aku hanya ingin menatap mentari Kemudian terbang ke atas awang awang. Menuju khayangan tempat bidadari bermalam. Biarkan ku lepas temani burung bersenda gurau.. Tak dapatkah kau lihat cahaya di wajahku? Yang mulai hilang tertutup malam Sedang ku menunggumu membawa lentera terang. Kemudian menuntunku menuju hamparan ilalang Lonceng malam terus berdentang Burung-burung mulai pulang ke peraduan. Sedangkan kunang-kunang harapanku tak kunjung datang. Gelap. Tiada cahaya yang menyinari Tatapanku lurus ke depan.. Kosong.

Tahu diri Maudy Ayunda

Hai, selamat bertemu lagi.. Aku sudah lama menghindarimu Sialku lah kau ada disini Sungguh tak mudah bagiku..     Rasanya tak ingin bernafas lagi   Tegak bediri di depanmu kini Sakitnya menusuki jantung ini   Melawan cinta yang ada di hati Dan.. upayaku tahu diri..   Tak slamanya berhasil Pabila kau muncul terus begini Tanpa pe rnah kita bisa bersama Pergilah,.. menghilang sajalah lagi Bye, selamat berpisah lagi   Meski masih ingin memandangimu.. Lebih baik kau tiada di sini   Sungguh tak mudah bagiku   Menghentikan sgala khayalan gila .. Jika kau ada dan ku cuma bisa   Meradang menjadi yang di sisimu Membenci nasibku yang tak berubah Dan.. upayaku tahu diri..   Tak slamanya berhasil   Pabila kau muncul terus begini Tanpa pernah kita bisa bersama   Pergilah,.. menghilang sajalah lagi Berkali-kali kau berkata Kau cinta tapi tak bisa Berkali-kali ku tlah berjanj i Menyerah.... Dan..upayaku...